Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, pentingnya peran konsumen serta keragaman keinginan konsumen, menuntut fleksibilitas yang tinggi bagi pelaku bisnis. Belum lagi perubahan lingkungan yang berlangsung sangat cepat dan permanen (selalu berubah). Hal-hal tersebut di atas menuntut sebuah proses bisnis yang strategic, terarah dan terukur, terutama dalam penataan manajemen bisnis oleh para pelaku bisnis. Business Process harus menggambarkan solusi terhadap semua masalah dengan memanfaatkan semua informasi yang diperoleh. Dengan cara ini diharapkan akan terjadi peningkatan performansi yang luar biasa ditinjau dari aspek kecepatan, mutu, biaya dan pelayanan.
Salah satu proses bisnis yang berperan cukup signifikan pada aktifitas produksi adalah maintenance.  Pada perusahaan kategori menengah ke bawah, maintenance masih kurang diperhatikan, karena kegiatannya cukup kompleks dan bukan hanya dilakukan sekali waktu saja. Hasil dari maintenance tidak dapat dirasakan secara langsung saat melalukan pemeliharaan, namun hasilnva dapat dirasakan pada masa yang akan datang. Apabila maintenance tidak dilakukan, maka secara teratur mesin-mesin fasilitas itu akan mengalami kerusakan, dan akhirnya akan berakibat fatal sehingga merugikan perusahaan. Dampak yang paling dirasakan adalah berkurangnya umur ekonomis serta tingkat penyusutan yang tinggi. Kurang diperhatikannya maintenance diantaranya disebabkan oleh banyaknya dana yang dibutuhkan, dan rumitnya tugas maintenance. Namun bagi kegiatan operasi perusahaan, maintenance sudah menjadi dwi fungsi, yaitu pelaksanaan dan kesadaran untuk melakukan pemeliharaan terhadap fasilitas-fasilitas produksi.

MATERI TRAINING
1.Konsep Manajemen  Strategi Dan Value Chain Analysis
•Strategic management
•Value Chain Analysis
2.Konsep Dasar Business Process
•Identifikasi current business process
•SWOT Analysis
•Business Process Reengineering
•Implementasi proses baru
3.Merencanakan Perubahan
•Penentuan ruang lingkup process mapping project
•Memetakan dan analisis proses
•Membuat proses ideal
•Menguji proses yang baru
4.Reliability Centered Maintenance
•Tujuan RCM, Prinsip dasar RCM, Langkah proses RCM, Komponen RCM, Output Análisis RCM
•Manajemen Aset dan Gambaran Umum Reliability Engineering
•Maintenance Planning & Schedulling
5.Fungsi keterandalan
•Probability Density Function (PDF)
•Cumulative Distribution Function (CDF).
6.Laju kerusakan
•Model Laju kerusakan (hazard rate)
•Bentuk fungsi kerusakan
•Ukuran kinerja peralatan yang lain: MTTF, MTTR
•Teknik Pengendalian Kegagalan
7.Distribusi Teoritik Keterandalan
•Distribusi Ekponensial
•Distribusi Normal
•Distribusi Hypereksponensial
•Distribusi Gamma
•Distribusi Weibull
8.Estimasi Keterandalan
•Distribusi frekuensi sampel umur operasi peralatan
•Metoda non parametrik
9.Penentuan fungsi keterandalan
•Pendekatan garis lurus (linier)
•Analisis regresi linier.
10.Metodologi Analisis Reliability

PESERTA TRAINING
Para Manajer, Supervisor atau para pengambil keputusan dalam pengelolaan dan pengeembangan organisasi perusahaan

INSTRUKTUR
Joko Winarno, ST, MT  dan tim

WAKTU & TEMPAT
Tanggal        : 24 sd 26 November 2015
Waktu        : 08.00 – 16.00 WIB
Tempat        : Grand Aston Hotel, Yogyakarta

INFORMASI TRAINING BUSINESS PROCESS & STRATEGIC MAINTENANCE
Bexpert Indoconsult
Jl. Taman siswa, No. 142, Mergangsan, Yogyakarta
Phone  : 0274 – 4531082
Fax    : 0274 – 4531082
Email  : ryan@bexpertindoconsult.com
Web    : http://www.bexpertindoconsult.com
CP     : FAJAR ( 087 839 890 326)/(08532 888 3511)

Advertisements